While You Far Away, Friend

bersama teman-teman kita bisa menjadi sebodoh apapun yang kita mau, indahnya🙂

menyadari kehadiran seseorang di saat dia tidak ada sepertinya udah jadi hal yang umum ya. baru-baru ini temen sekelas saya pindah kampus. dia pindah ke tempat yang lebih bonafit. sebagai temannya, saya ikut senang dengan pencapaiannya. gak sembarang orang loh bisa kuliah di tempat itu, cuman orang-orang pinter dan kemampuan berpikirnya gesit. waktu itu saya ketemu dia di perpustakaan. kita sempet ngobrol”. saya samasekali gak menyadari kalo itu hari terakhir kita ngobrol sebelum dia pindah kampus. sampai akirnya hari jumat kemarin, temen saya minta tanda tangan anak” satu kelas buat kenang”an perpisahan.

seseorang yang baik pasti punya kesan tersendiri buat masing-masing orang. temen saya yang satu ini orangnya pinter dan baik. sebagai temennya, mungkin yang paling saya kangenin adalah laptopnya soalnya banyak banget film yang ada di laptopnya haha dan bagus-bagus lagi😛 eh tapi terlepas dari itu dia emang orangnya baik kok.

hari sabtu kemarin, pas lagi on line fb, salah satu temen saya nge wall kalo dia kangen sama temen saya yang pindah kampus ini. pas liat wall-an itu, saya jadi tersadar kalo rasa kangen itu cuman timbul saat subjek yang kita kangenin itu gak ada di depan mata kita, di sekitar kita, di wilayah kita. waktu dia ada? ya biasa-biasa aja. maaf teman, bukannya kami gak menghargai kamu disaat kamu ada, tapi ketidakberadaanmulah yang menyadarkan kami akan keberadaanmu dahulu.

waktu semester 2, sahabat saya ngasih tunjuk resolusi yang mau dia capai di 2013 ini. ada 9 target, salah satunya masuk ke akademi bonafit yang tesnya diselenggarakan di akhir tahun. saya seneng sekali kalau dia nanti kuliah disana, tapi di sisi lain saya juga sedih karena nantinya sahabat saya yang bisa saya temui setiap hari di kampus berkurang satu. tapi demi masa depan ya mau apa lagi? sebagai sahabat saya harus mendukung sahabat saya menjadi yang terbaik sebagaimana mereka juga mendukung saya menjadi yang terbaik🙂

menyadari karena berkesan. disinilah seni dari sebuah kesan. saat seseorang mengingat kita, kesan yang kita beri padanya lah yang timbul di benaknya. maka sebisa mungkin berilah kesan yang baik pada teman kita. tapi jangan sedih saat kamu kangen sama temanmu, kamu kenal twitter kan? kenal facebook? inget kata reunian?🙂 so eazy, kita hidup di era hi-tech, yang penting tetap saling mengingat bahkan di dalam doa sekalipun hehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s