“Kami” Kerja Pakai Otot

image

Kemarin pas berangkat kuliah, seperti biasa saya naik patas yang selalu saya tungguin di deket tol di deket rumah.

Bersyukur hari itu saya gak harus nunggu lama (biasanya bisa loh nunggu sampe se jam-,-) karena pas saya nyampe “halte” eh patas nya dateng. Saya pun akirnya naik. Mendekati loket tol ada pemandangan yang beda. Ada beberapa kuli yang lagu bersihin lumpur yang mengering.

SubhanAllah…. saya mikir, itu mereka ada di tengah tengah jalan, apalagi jalan tol yg kendaraannya jalannya kenceng kenceng, itu kan berbahayaaaa-,-

Saya perhatiin dengan seksama…. ekspresi para kuli, keliatan kok mereka juga agak ngeri sama mobil yang lalu lalang.

Melihat para pekerja itu, saya jadi bersyukur dengan apa yang sedang saya jalani sekarang. Menjalankan pendidikan. Saya jadi sadar pendidikan itu penting. Pengetahuan itu membuat manusia bisa bertahan hidup. Semakib banyak pengetahuan yang seseorang punya, semakin baik kehidupannya…. ya setidaknya kehidupan materinya. Jadi kebayang kan? Kenapa orang yang tingkat pendidikannya lebih tinggi punya keseempatan yang lebih tinggi pula untuk menjadikan kehidupannya lebih baik lagi.

Perlu ditegasin tuh kata kesempatannya, soalnya banyak kok orang sukses yang latar belakang pendidikannya biasa aja. Yang penting itu berdoa dan berusahan yakan? Hehehehe :))

Dan juga menilik kembali bahwa banyak sarjana yang pengangguran setelah lulus, itu kenapa tadi kata kesempatan harus ditegasin lagi. Pendidikan yang tinggi itu semacem tiket masuk ke dunia cita cita kita yang luas. Misalnya kalo kamu mau jadi dokter ya harus kuliah kedokteran, gak mungkin cuman sekadar belajar cara operasi etc di youtube dan orang orang percaya sama kamu untuk jadi pasien. Hehe.

Wah suasana langit lagi mendung nihhhh….. kemana sinar matahari pergi? Hemm iyauda yuk lanjut lagi😉

Waktu itu saya pernah nonton tentang alasan kenapa amerika disebut sebagai negara adikuasa. Kata acara itu, amerika punya banyak pengetahuan yang mereka rahasiain, mereka tau apa negara lain tau dan itu yang bisa bikin negara lain mingkem menghadapi amerika.

See? Pengetahuan itu penting. Pengetahuan itu punya power.

Saya jadi keinget, waktu itu ada kuli yang lagi ngopi ngopi gitu di samping saya yang lagi berkerut kerut keningnya nungguin patas. Dia ngajak saya ngobrol dan saya menjawab seadanya. Tapiii ternyata setelah bapak kuli itu tau saya anak kuliahan, dia akirnya cerita kalo dia anak kuliahan juga. Lulusan sarjana ekonomi manajemen universitas negeri ternama di medan !

Wowwww dalam hati bukannya saya berdecak kagum saya malah merasa miris. Kenapa bapak ini yang seorang lulusan sarjana ekonomi sekarang duduk di pinggir jalan tol sambil menyeruput kopi nya yang dialasi plastik minuman bekas, bukannya lagi di kantor meriksa dokumen keuangan dan memanjeri perusahaan? Saya sedih sekali mikirin hal hal kayak gitu. Saya takut sama kenyataan yang saya liat saat itu. Bapak itu cuman berpesan supaya saya rajin belajar dan jangan banyak ngulang karena buang buang duit doang. Lulus tepat waktu dan kerja di proyek besar. Dan saya mengamininya. Patas pun datang dan saya pamit ngampus sama bapak kuli itu.

Pelajaran memang bisa kita ambil dari mana saja, kapan saja, dan dengan subjek apapun :)) bersyukur.

Baru aja mikirin bapak kuli, eh tiba tiba di pandangan mata ada mobil pick up di depan patas yang mengangkut sekitar lima ibu ibu tua kecapean yang habis bekerja di pasar. SubhanAllah…. semoga kedepannya gak ada lagi ibu ibu yang harus merasakan capek seperti itu. Raut muka mereka yang menerawang jalan, tatapan kosong, mulut yang seringkali menguap karena mengantuk, tangan yang memegang megang kening…. itu semua karena mereka gak ada lagi yang bisa mereka lakukan selain bekerja dengan otot.

Ini untuk saya dan kamu kamu sekalian, bersyukurlah karena kita punya kesempatan untuk menjalankan pendidikan setinggi tingginya, bersyukurlah karena dengan keterbatasan pendidikan masih bisa mencari jalan keluar menuju kesuksesan dam kesejahteraan. Semua itu karena Tuhan lohh bukan semata mata karena usaha kita sendiri. Buat yang lagi kuliah, ayooo lebih rajin lagi…. toh cita cita udah nongol di depan mata, tinggal kitanya aja yang nentuin pilih cita cita yang mana, buletin tekad, dan istiqomah…. konsisten sampai finish.

Nih ada quote image
image

Kejar apa yang bisa kamu kejar. Tapi jangan lupa juga strategi dan istirahat. Berdoa dan berusaha. Nikmatin prosesnya karena cuman prosesnya yang melekat di hati, bahagianya cuman berasa palingan semenit, itu katanya Nina Moran :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s