Keparat !

Hanya karena tak ada lebam di tubuhku

Hanya karena tak ada luka di kakiku

Hanya karena aku makan enak

Kau anggap aku bahagia

Apa yang kau tau tentangku

Itu semua hanya sebatas pemikiranmu

Karena sesungguhnya 

Tak pernah ada kasih sayang dalam hidupku

Mampir menyapapun tidak

Sedangkan kau

Yang selalu mendapat perhatian

Malahan menyia-nyiakannya

Kau asyik main-main

Kau asyik berkeluh kesah

Katanya

Yang tertawa paling keras

Adalah yang perasaannya sedang sedih

Mungkin ada benarnya

Itu sebabnya

Kau selalu salah sangka padaku

Dasar kau, bodoh

Tidak tau yang aku rasakan

Malah asyik menyinyirku

Keparat !

Saat perasaan lagi gak menentu, saat sepertinya tidak ada satupun yang bisa dipercayai.. saat itu datang, rasanya berharap mendapatkan ketulusan dari seseorang adalah pengharapan yang sia-sia. Sebagai manusia, memang sudah kodratnya membuat kekecewaan bagi orang lain. Setiap orang akan melalui fase memiliki perasaan kecewa dan fase menjadi orang yang mengecewakan. Kekecewaan timbul saat sesuatu terjadi tidak sesuai dengan harapan kita ataupun tidak sesuai dengan apa yang kita duga. Kita duga dia baik, ternyata enggak! Kita pikir dia tulus, ternyata enggak! Biasanya kita lihat dia bicara santun, ternyata suka nyinyir dibelakang! Sangat manusia!

*inspired by dorama

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s