It Is Ok To Hate Satan

Sepertinya cara terbaik melawan iblis adalah dengan cara berbahagia dan bersenang-senang TEPAT dihadapan mereka.

Disaat iblis “bersenang-senang” dihadapanmu, biasanya kamu hanya memandangnya dengan raut muka kekesalan yang mendalam, rasa benci yang teramat pahit. Lalu pikiran jahat menyelimutimu secepat kilat, merancangkan pembalasan yang jahat.

Kalau sudah begitu, apa bedanya kamu dengan si iblis?

Pandanglah iblis secara individual. Ini penting. Karena setiap iblis beda karakternya. Beda dengan orang baik. Orang baik hanya punya satu karakter. Karakternya baik. (haha apasih!)

Terlebih saat si iblis bermuka dua, dihadapanmu dia sangat iblis sekali, tapi didepan orang lain dia bagaikan bocah polos yang minta dikasihani. Bener bener deh, kalo ada orang kayak begini, rasanya pingin AAAAAAAA teriak gak keruan, nonjok sana sini, pokoknya apa aja deh supaya rasa kesel hilang.

You know, untuk melawan iblis kamu harus sehat, harus makan banyak. Tapi gimana mau makan banyak? Kalo liat dia bawaannya gak napsu makan. Untuk melawan iblis kamu harus punya strategi. Tapi gimana mau bikin strategi? kalo udah liat tampangnya, rasa kesel biasanya nutupin akal sehat.

Tapi, yakinilah dirimu untuk lebih menyayangi dirimu dan mencintai dirimu.🙂 Temukan kedamaian itu. Jangan biarkan iblis merusak harimu!

Kalo ada orang yang kelakuannya kayak iblis, pastikan kamu bersenang-senang di depannya, karena hal itu akan membuat dia gerah gak keruan.

Bernyanyilah. Menarilah. Apapun yang positif dan membahagiakanmu, lakukan! Karena dengan melakukan hal membuat kamu senang, maka kehadiran iblis gak akan jadi beban buat kamu.

Setelah kamu merasa senang, saya harap semoga kamu gak akan liat dia sebagai iblis lagi. Saya harap kamu bisa memahami kenapa dia bersikap seperti iblis. Memang iblis kan begitu.. (haha apasih)

Ohya, ini ada quote dari Ian Curtis. Saya gak terlalu banyak dengerin musiknya, tapi saya suka dia. Saya pernah nonton film tentang Curtis, judulnya Control. Bagus deh, harus tonton.🙂

Ian Curtis

Saya harap kamu memandang seseorang secara individualnya seperti apa. Bukan darimana asalnya, agamanya apa, sukunya apa, warna kulitnya apa, siapa temen mainnya, dan hal hal lain yang bisa bikin kamu berpikiran negatif duluan. Cara sederhana yang bisa kamu lakukan untuk memahami seseorang secara individual adalah dengan mengajaknya mengobrol. Ya, ngobrol aja. Lama lama kalo emang dia orangnya gak baik, kamu bisa menjauh kan? Lama lama kalo emang dia orang yang baik, kamu jadi tau kan kalo dia gak seperti yang dipikiranmu itu? Ya, seperti itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s